Cara Analisis Kebutuhan Training dan Pilih Provider
Membangun tim yang kompeten butuh lebih dari sekadar mengirim mereka ke training. Seringkali, program pelatihan yang diikuti justru tidak menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. Di sinilah pentingnya memahami cara menganalisa kebutuhan training yang tepat. Proses ini ibaratnya memeriksa ... Misalnya, training soft skill seperti negosiasi harus dinilai lewat role-play, bukan hanya tes tertulis. Terakhir, tanyakan tentang post-training support. Provider yang berkualitas biasanya tidak menghilang setelah training selesai. Mereka menawarkan sesi konsultasi follow-up, akses ke komunitas,
Read More